Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Saturday, February 8, 2014

Benarkah Minum Es Memicu Obesitas Dan Diabetes



 
Saat kepanasan akibat temperatur udara yang meningkat, minuman dingin hampir selalu jadi penyelamat. Namun para peneliti menemukan, minuman dingin juga berkaitan dengan risiko obesitas dan diabetes, sekalipun itu air putih dingin.

Menurut sebuah studi baru, minuman dingin dapat mengurangi sensitivitas indera pengecap menusia untuk rasa manis. Artinya, meski minuman sudah manis, peminum minuman dingin belum merasakan manisnya sehingga cenderung untuk minum dalam jumlah yang berlebihan. Selain itu, minum minuman manis juga memicu untuk ingin makan makanan manis.

Dalam mendapat kesimpulan tersebut, para peneliti melakukan percobaan terhadap sejumlah relawan yang diberikan minuman dalam beberapa temperatur. Setelahnya, relawan diminta untuk makan cokelat manis dan keju cheddar.

Hasilnya, semakin dingin minuman yang diminum maka semakin berkurang intensitas rasa dari cokelat. Hal ini yang membuat orang cenderung tidak menikmati cokelat setelah minum minuman manis. Namun hasil tersebut tidak berlaku untuk keju, temperatur minuman tidak memiliki efek pada rasa keju.

Para peneliti asal University of Arkansas Amerika Serikat percaya, minuman dingin dapat mengurangi sensitivitas indera pengecap. "Konsumsi air atau soda yang dingin mengurangi sensitivitas indera pengecap terhadap rangsangan rasa manis yang meningkatkan keinginan untuk makan makanan manis," ujar mereka.

Sementara itu, menurut anjuran baru dari WHO, orang dewasa perlu mengurangi asupan gula dalam diet mereka hingga separuhnya. Para pakar berpendapat, mengurangi batasan gula hingga setengahnya (dari 10 sendok teh menjadi lima) bermanfaat dalam menurunkan risiko penyakit jantung, obesitas, dan membusukan gigi.

Philip James, presiden International Association for Study of Obesity di WHO mengatakan, selain konsumen, industri makanan pun perlu mengurangi kandungan gula pada produk-peroduk mereka. WHO menganjurkan untuk mengurangi gula tambahan dalam produk, kecuali rasa manis alami yang berasal dari buah atau tepung, sebesar 10 persen.

Profesor Shiranth Reddy, kardiolog dari Harvard School of Public Health mengamini anjuran tersebut. "Banyak bukti yang menunjukkan minuman manis dan konsumsi gula berkaitan dengan obesitas, diabetes, dan bahkan penyakit jantung," ujarnya.


Sumber

5 Makanan Penambah Kualitas Kesuburan Wanita



Secara garis besar, faktor genetika merupakan penentu kesuburan paling utama. Namun, faktor nutrisi juga berpengaruh besar di dalamnya. Maka dari itulah, memperbaiki asupan nutrisi juga dapat membantu meningkatkan kesempatan untuk hamil.

Menurut Alisa Vitti, konselor kesehatan holistik dan pendiri program terapi makanan FloLoving.com serta penulis buku Woman-Code, langkah pertama untuk mendapatkan sistem reproduksi yang lebih sehat adalah menyeimbangkan hormon melalui diet. Vitti pun memberikan daftar lima makanan yang menunjang kesuburan tersebut.

1. Avokad
Buah ini kaya akan kandungan lemak tidak jenuh tunggal yang dapat meningkatkan kesuburan. Sebuah studi menemukan, wanita yang makan jumlah avokad paling banyak cenderung lebih sukses dalam menjalani program bayi tabung dibandingkan rekan mereka yang makan buah tersebut dalam jumlah rendah.

2. Biji bunga matahari
Konsumsi tiga genggam biji bunga matahari dalam seminggu merupakan hal yang disarankan untuk meningkatkan kesuburan. Biji bunga matahari kaya akan seng, zat yang dapat menyeimbangkan hormon reproduksi yang meningkatkan kualitas sel telur.

3. Kayu manis
Rempah satu ini memiliki kekuatan yang memperbaiki kerja insulin sehingga sekaligus membantu meningkatkan laju ovulasi. Maka dari itu, mencampurkannya pada makanan atau minuman lainnya bisa membantu meningkatkan kesuburan pada wanita.

4. Telur
Konsumsi telur dua kali sehari dapat memperbaiki kualitas kesuburan wanita. Cara memasaknya pun memengaruhi kandungan gizinya. Vitti menyarankan untuk merebusnya setengah matang (bukan dihancurkan di penggorengan) guna mendapatkan kandungan vitamin D dan B6 yang optimal. Keduanya meningkatkan produksi progesteron, hormon yang penting untuk kehamilan.

5. Buckwheat
Biji satu ini kaya akan kandungan yang membantu memperbaiki kerja insulin dan menurunkan kadar kolesterol sehingga meningkatkan laju ovulasi.

Sumber

Proses Pembakaran Kalori Dalam Tubuh



Jika ingin berat badan turun, sering kita mendengar, kalori yang dibakar perlu lebih banyak daripada kalori yang masuk. Itulah mengapa olahraga dan diet menjadi dua hal yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Namun sebenarnya bagaimana mekanisme pembakaran kalori di dalam tubuh?

Dokter spesialis gizi klinik Samuel Oetoro mengatakan, pembakaran kalori di dalam tubuh terjadi karena metabolisme. Semakin cepat laju metabolisme tubuh, semakin banyak pula kalori yang dibakar, begitu pula sebaliknya.

Metabolisme merupakan proses tubuh menghasilkan energi yang digunakan untuk kebutuhan hidup dasar atau dikenal juga dengan istilah laju metabolisme basal (BMR) dan aktivitas sehari-hari. Laju metabolisme sangat bervariasi pada setiap orang, sehingga kebutuhan kalori pun juga berbeda-beda.
"Biasanya semakin tua seseorang, laju metabolismenya semakin menurun, sehingga usia merupakan salah satu faktor penentu kecepatan laju metabolisme," papar Samuel saat dihubungi Kompas Health, Jumat (17/1/2014).

Selain usia, lanjut dia, faktor yang mempengaruhi metabolisme antara lain jenis kelamin serta lingkungan, seperti suhu, dan beberapa faktor lainnya. Faktor-faktor tersebut umumnya mempengaruhi BMR. Di luar itu, faktornya bisa berasal dari aktivitas fisik yang dilakukan.
Aktivitas fisik menentukan laju metabolisme, maka orang yang melakukan aktivitas fisik lebih banyak akan membakar kalori lebih banyak daripada yang aktivitas fisiknya sedikit.

Hal senada juga dituturkan oleh dokter pemerhati gaya hidup dan ahli fisiologi, Grace Judio-Kahl. Dia mengatakan, BMR yaitu kebutuhan energi untuk hidup seperti mempertahankan temperatur tubuh, kerja paru-paru, detak jantung, dan sistem tubuh lainnya. Jumlah kalori yang dibutuhkan untuk BMR relatif tetap, namun kalori tambahan untuk kegiatan lain itulah yang berbeda, tergantung aktivitas fisiknya.

"Kalau aktivitasnya sedikit, jarang berolahraga misalnya, kebutuhan kalorinya hanyalah BMR ditambah 30 persen. Sementara seseorang yang aktif bergerak kebutuhan kalorinya bisa mencapai BMR ditambah 40 hingga 50 persen," ujar pemilik klinik lightHOUSE ini.

Grace menjelaskan, agar tubuh dapat membakar kalori dengan lebih optimal, maka peningkatan aktivitas fisik perlu dilakukan. Namun selain itu, sebenarnya seseorang juga dapat meningkatkan BMR, yaitu dengan menambah massa otot tubuh.

Otot tubuh, jelas dia, membutuhkan energi yang lebih banyak sehingga umumnya orang dengan massa otot lebih banyak pun memiliki BMR yang lebih tinggi. "Cara meningkatkan massa otot bisa dengan latihan kekuatan atau angkat beban," jelasnya.

Sumber

Ternyata Menggigil Lebih Efektif Bakar Lemak




Udara dingin tak jarang membuat tubuh menggigil kedinginan. Meski tidak nyaman, namun sebuah studi baru mengindikasikan, kondisi tersebut mungkin lebih efektif dalam membakar lemak daripada berolahraga.
 
Paul Lee, pakar endokrin di Garvan Institute of Medical Research di Sydney sekaligus ketua penulis studi ini mengatakan, proses tersebut berhubungan dengan pengubahan lemak putih menjadi lemak coklat.

Diketahui, lemak coklat merupakan jenis lemak yang dapat membakar energi daripada menyimpannya. Ketika 50 gram lemak putih menimbun 300 kalori, maka lemak coklat dengan volume yang sama dapat membakar 300 kalori dalam satu hari.

"Lemak coklat dengan kemampuan pembakaran energinya yang alami berpotensi menjadi target terapeutik dalam melawan obesitas dan diabetes. Pengubahan lemak putih menjadi lemak coklat dapat melindungi binatang dari diabetes, obesitas, dan perlemakan hati," jelas Lee.

Studi yang dipublikasi dalam Cell Metabolism tersebut menunjukkan, proses pengubahan lemak tidak akan dicapai tanpa melakukan olahraga seperti lari atau angkat beban. Namun ternyata, paparan terhadap suhu dingin dapat meningkatkan produksi hormon yang berhubungan dengan aktivasi lemak coklat.

Para peneliti menemukan, menggigil yang berlangsung 10-15 menit membuat tubuh memproduksi hormon tersebut sebanyak melakukan olahraga moderat. "Kami mengindentifikasi dua hormon yang dirangsang oleh suhu dingin yaitu irisin dan FGF21, dikeluarkan dari kondisi otot yang mengigil," tutur Lee.

Selain mengungkap metode pembakaran lemak yang potensial, studi tersebut juga menjelaskan tentang mekanisme pambakaran lemak tubuh terbaru. Lee mengatakan, ketika tubuh kedinginan maka tubuh secara alami akan mengaktifkan lemak coklat karena dapat membakar energi dan menghasilkan panas yang melindungi tubuh.

"Saat tubuh kekurangan energi, maka otot akan berkontraksi, inilah yang disebut dengan menggigil. Fungsinya adalah untuk menghasilkan panas. Meskipun begitu, kami belum dapat menemukan bagaimana otot dan lemak berkomunikasi dalam menghasilkan proses ini," paparnya.

Lee dan timnya juga percaya, menggigil dan olahraga memiliki aturan fisiologi yang sama. Mereka berspekulasi, olahraga merupakan "peniruan" dari mekanisme menggigil yang secara alami dilakukan oleh tubuh. Ini karena adanya kontraksi otot yang sama pada kedua prosesnya.

Sumber

Yogurt Dapat Cegah Diabetes



 
Jika ingin menghindari diabetes tipe 2, barangkali Anda harus menambah konsumsi yogurt rendah lemak. Demikian yang disarankan oleh sebuah studi baru asal Inggris. Menurut studi tersebut, konsumsi yogurt dapat mengurangi risiko perkembangan diabetes 28 persen lebih banyak daripada pada mereka yang tidak makan yogurt.

Tak hanya itu, konsumsi produk susu fermentasi lainnya misalnya keju rendah lemak juga dapat mengurangi risiko diabetes hingga 24 persen. "Yogurt harus jadi bagian dari pola makan sehat," ujar Nuta Forouhi, ketua program epidemiologi nutrisi di Medical Research Council, University of Cambridge.

Forouhi mengatakan, meski studi tidak secara langsung menyatakan nutrisi dalam yogurt ataupun produk susu rendah lemak lainnya paling bermanfaat, namun kebenarannya mungkin begitu. Yogurt, kata dia, mengandung kalsium, magnesium, vitamin D, dan asam lemak yang bermanfaat, begitu juga produk susu lainnya secara umum.

"Selain itu yogurt dan produk susu lainnya juga mengandung vitamin K tipe spesifik dan bakteri probiotik," tambahnya.

Dalam studi yang dipublikasi pada jurnal Diabetologia tersebut, Forouhi dan timnya melakukan analisa data dari 4.255 pria dan wanita. Di antara mereka, 753 orang orang mengembangkan diabetes tipe 2 setelah 11 tahun diikuti.

Kemudian, mereka pun mengevaluasi pola makan dari peserta dan menemukan, tidak ada kaitannya antara konsumsi produk susu tinggi lemak maupun rendah lemak pada risiko diabetes. Faktor yang paling berperan dalam menentukan risiko diabetes adalah gaya hidup sehat, edukasi, obesitas, kebiasaan makan, dan asupan kalori total.

Namun hasil yang berbeda ditunjukkan oleh produk susu rendah lemak dengan fermentasi seperti yogurt dan keju. Para peneliti menyatakan, peserta yang tidak mengembangkan diabetes tipe dua termasuk dalam kelompok yang paling banyak mengonsumsi yogurt dan keju rendah lemak.

Kendati demikian, bagaimanapun yogurt rendah lemak adalah makanan yang berkalori sehingga konsumsinya secara berlebihan juga berpotensi membuat orang kelebihan asupan kalori yang memicu obesitas, faktor risiko utama dari diabetes tipe 2. Maka olahraga teratur, perbanyak makan sayur dan buah, menjaga berat badan ideal adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mencegah diabetes tipe 2.

Sumber

Banyak Bergerak Dapat Cegah Kanker




Kebiasaan malas bergerak atau gaya hidup tidak aktif (sedentary) berkaitan secara langsung terhadap kanker. Obes yang tidak aktif bergerak juga secara tidak langsung berisiko terkena kanker. Namun, kanker masih bisa dicegah dengan mengubah kebiasaan berbekal motivasi yang kuat.

Grace Judio-Kahl, dokter pemerhati gaya hidup serta ahli fisiologi, mengatakan, ada penelitian yang menunjukkan kebiasaan tidak banyak bergerak ada kaitannya dengan kanker usus besar. Namun, memang belum ada penjelasan mengenai seperti apa hubungan antara kanker dengan sedentary.

"Sesuatu tersebut disalahkan penyebab kanker dilihat dari data, dari kebiasaan dan beberapa kasus yang tinggi. Data dari orang yang sudah terkena kanker lalu dilihat bagaimana gaya hidupnya," ungkap Grace saat dihubungi Kompas Health, Sabtu (8/2/2014).

Menurut Grace, 60 persen orang yang menjalani gaya hidup sedentary terkena kanker usus besar.

Sementara itu, penderita obesitas dengan pola makan buruk dan tidak aktif bergerak cenderung terkena kanker tertentu seperti prostat, usus, payudara, dan uterus.

"Yang harus disalahkan obesitasnya. Lemak mengeluarkan protein yang memicu berbagai penyakit. Kelebihan makanan yang ditimbun dalam perut, kalau sel lemaknya sakit, bisa mengeluarkan berbagai penyakit," terang behaviour scientist dan weight control consultant ini.

Pencegahan
Hidup aktif menjadi cara yang umumnya disarankan untuk mencegah terjadinya berbagai penyakit termasuk kanker. Namun, menurut Grace, hidup aktif harus disertai motivasi ekstra.

"Meskipun disarankan gaya hidup aktif, kalau tidak termotivasi, tidak punya tujuan besar, gaya hidup aktif akan sementara saja," tuturnya.

Motivasi kuat menjadi langkah awalnya diikuti aktivitas fisik dan olahraga yang konsisten.

Cara paling mudah yang bisa dilakukan pelaku gaya hidup sedentary adalah sesering mungkin melakukan aktivitas fisik sederhana. Paling gampang, jangan duduk lebih dari 30 menit.

"Kalau sudah 30 menit duduk, berdiri lima menit," saran Grace.

Cara sederhana lainnya, lanjut Grace, pilih naik tangga di kantor ketimbang naik lift. Saat ada keperluan dengan rekan kerja di kantor, temui langsung dengan berjalan kaki bukan mengirim pesan singkat. Kalau bisa mengerjakan berbagai hal sendiri, jangan menyuruh orang lain, agar lebih aktif bergerak. Akan lebih baik jika bisa meluangkan waktu berolahraga 20 menit, dua hingga tiga kali seminggu.

Sementara untuk penderita obesitas, disarankan banyak bergerak dan olahraga dengan frekuensi dan intensitas lebih tinggi.

"Sasarannya adalah menjadi tidak obes, mengimbangi kalori masuk dan kalori keluar. Jadi sebanyak mungkin harus bergerak," ungkap Grace.

Untuk pola olahraga, penderita obesitas sebaiknya melakukan kardio 1-2 jam. Ditambah latihan resistansi atau latihan beban untuk meningkatkan massa otot sehingga metabolisme meningkat dan kalori mudah terbakar.


Sumber

Friday, February 7, 2014

Efek Konsumsi Gula Secara Berlebihan



Tubuh memiliki kemampuan untuk melindungi diri sendiri dengan adanya sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh yang baik akan mencegah berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, dan lainnya. Untuk itu kekuatan sistem imun sangat penting bagi kesehatan tubuh.

Seperti halnya ada hal-hal yang bisa menguatkan kekebalan tubuh, ada juga hal yang bisa menurunkan kekuatan sistem imun. Salah satunya adalah gula. Penelitian terbaru mengungkap bahwa segala jenis gula bisa menurunkan kemampuan sistem kekebalan tubuh hingga 75 persen dalam empat atau enam jam.

Dr Linus Pauling pada tahun 1970 menemukan bahwa vitamin C membantu tubuh melawan sakit pilek atau demam. Dalam penelitiannya, Pauling juga menemukan bahwa gula bisa mengganggu proses tersebut. Dia menemukan bahwa kebalikan dari vitamin C, gula justru melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Glukosa, bentuk paling sederhana dari gula dan vitamin C memiliki struktur kimia yang sama. Karena memiliki struktur sama, terkadang sel darah putih yang akan menarik vitamin C bisa keliru menarik gula, seperti dilansir oleh Daily Health Post (31/01).

Jika konsentrasi glukosa pada darah meningkat, sebaliknya tingkat vitamin C akan menurun dan melemahkan sistem kekebalan tubuh. Jika tingkat gula darah meningkat hingga 120, maka kemampuan sel darah putih untuk menghancurkan virus berkurang hingga 75 persen dalam empat sampai tujuh jam selama gula darah masih pada tingkat tersebut.

Tingkat gula darah tersebut bisa dengan mudah tercapai jika seseorang mengonsumsi kue, minuman manis, dan lainnya. Untuk itu, lebih baik berhati-hati ketika mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung banyak gula, karena selain bisa menyebabkan berbagai penyakit lain seperti diabetes atau obesitas, gula dalam darah yang berlebihan bisa melumpuhkan sistem kekebalan tubuh.

Sumber

Seorang Gadis Yang Hampir Mati Gara-Gara Amoeba




Hati-hati bermain di danau, karena amoeba yang bersemayam di air dapat menyerang tubuh, bahkan mengakibatkan kematian. Seperti yang hampir terjadi pada gadis berusia 12 tahun, Kali Hardig.

 Awalnya Kali bermain di Willow Springs Water Park, taman air milik Lou Ann dan David Ratliff. Air danau itu ternyata dihuni banyak amoeba yang kemudian menghinggapi tubuh Kali dan memakan bagian otaknya dengan ganas.

Hasil diagnosa menyebut, parasit berbentuk meningoencephalitis amebic primer (PAM) telah menyerang. PAM disebabkan oleh naegleria fowleri amoeba, mikroba yang umum ditemukan pada air tawar dan tanah.

Kali dilarikan ke Arkansas Children's Hospital untuk mengupayakan penyembuhan. Ia diberikan obat eksperimental Jerman yang disebut miltefosine. Di Amerika, obat ini sangat dilarang, kecuali dalam kondisi darurat. Obat ini sesekali dijadikan resep penyakit kanker payudara.

Kali akhirnya keluar dari bencana mematikan itu. Ia dirawat pada bulan Juli, dan dipulangkan pada 11 September. Demikian dikutip CBS News.

Kecelakaan yang dialami Kali, membuat taman air Willow Springs Water Park sepi pengunjung. Sudah 85 tahun taman tersebut beroperasi memberikan rekreasi keluarga. Untuk mendongkrak pengunjung, pemiliknya mengadakan turnamen memancing di taman air tersebut.

Kali dan keluarganya tidak menyimpan dendam terhadap Lou Ann dan David Ratliff. Bahkan, Kali pun sudah kembali bermain di Willow Springs Water Park. Gadis kecil itu akan membantu pemilik taman, dalam penyelenggaraan turnamen


Sumber

Manfaat Buah Sirsak Sebagai Obat Kanker




Selama ini kita tahu bahwa kanker hanya bisa diobati dengan terapi kemo. Namun tampaknya persepsi ini harus dihapus dan dibuang sejauh-jauhnya. Kenapa? Karena sebenarnya ada obat alami untuk membunuh sel kanker yang kekuatannya sepuluh ribu kali lipat lebih ampuh dibanding terapi kemo. Obat alami ini adalah tanaman yang familiar dengan orang Indonesia. Buah sirsak & Daun Sirsak.

Tapi kenapa kita tidak tahu?
Karena salah satu perusahaan Dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini serapat²nya, mereka ingin dana riset yang di keluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara membuat pohon Graviola Sintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya di jual ke pasar dunia….

Memprihatinkan, beberapa orang meninggal sia², mengenaskan, karena keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet milyaran dollar menutup rapat² rahasia keajaiban pohon graviola ini.
Pohonnya rendah, di Brazil dinamai “Graviola”, di Spanyol “Guanabana,” bahasa Inggrisnya “soursop”. Di Indonesia, ya Sirsak.

Khasiat dari buah dan daun sirsak ini memberikan efek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medismenyembuhkan segala jenis kanker. Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri, anti jamur (fungi), efektif melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali system syaraf yang kurang baik.

Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Science Institute bagi orang² amerika adalah institute ini membuka tabir rahasia buah ajaib ini. Fakta yang mencengangkan adalah: jauh dipedalaman hutan amazon, tumbuh “pohon ajaib”, yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan hidup. Tidak ada yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa² yang akan datang.

Riset membuktikan “pohon ajaib” dan buahnya ini bisa:
•Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, Tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
•Melindungi sistem kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.

•Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan / penyembuhan.
•Energi meningkat dan penampilan fisik membaik.
Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika. Buah Graviola di-test di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya. Hasil test dari ekstrak (sari) buah ini adalah secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, diantaranya kanker: Usus Besar, Payudara, Prostat, Paru², dan Pankreas.

•Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamicin dan Terapi Kemo yang biasa di gunakan.
•Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel² jahat dan tidak membahayakan/ membunuh sel² sehat.
Riset telah di lakukan secara ekstensive pada pohon “ajaib” ini, selama bertahun-tahun tapi kenapa kita tidak tahu apa² mengenai hal ini ? jawabnya adalah: begitu mudah kesehatan kita, kehidupan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan kekuasaan.

Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh dihutan Amazon ini. Ternyata beberapa bagian dari pohon ini: Kulit kayu, akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika selatan untuk menyembuhkan: sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan reumatik. Dengan bukti² ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan dana dan sumber daya manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker.

Tapi… kisah Graviola hampir berakhir disini. Kenapa?
Dibawah undang² federal, sumber bahan alami untuk obat DILARANG / TIDAK BISA dipatenkan.

Perusahaan menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk membuat sinthesa/cloning dari Graviola ini agar bisa di patenkan sehingga dana yang di keluarkan untuk riset dan aneka test bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar. Tapi usaha ini tidak berhasil. Graviola tidak bisa di kloning. Perusahaan gigit jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk riset dan aneka test.

Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan lebih besar berangsur² memudar, kegiatan riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini dan memutuskan untuk tidak mempublikasikan hasil riset ini.

Beruntunglah, ada salah seorang Ilmuwan dari team riset tidak tega melihat kekejaman ini terjadi. Dengan mengorbankan karirnya, dia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengumpulkan bahan² alami dari hutan amazon untuk pembuatan obat.

Ketika para pakar riset dari Health Science Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang efektif.

The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel² jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan tidak di publikasikan.
Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang di lakukan leh 20 Laboratorium Independence yang berbeda.

Suatu study yang di publikasikan oleh The Journal of Natural Products meyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsure kimia yang terkandung di dalam Graviola, mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan adriamicin dan terapi kemo.

Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah: Graviola bisa menyeleksi memilih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh/terganggu . Graviola tidak seperti terapi kemo yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel² reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh terapi kemo, sehingga timbul efek negatif: rasa mual dan rambut rontok.
Sebuah studY di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker: prostate, pancreas, dan Paru².

Setelah selama kurang lebih dari 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari lembaga2 tersebut di atas.

Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang di budidayakan dan di panen oleh orang² pribumi Brazil, kini bisa di peroleh di Amerika.
Sirsak mempunyai manfaat yang sangat besar dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit kanker.

Untuk pencegahan:
Disarankan makan atau minum jus buah sirsak.

Untuk penyembuhan:
- 10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) dicampur ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap dan air tinggal 1 gelas saja.
- Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita setiap hari 2 kali.
- Setelah minum, efeknya katanya badan terasa panas, mirip dengan efek kemoterapi.

Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter. Daun sirsak ini sifatnya seperti kemoterapi,
bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal
dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal.
Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh juga sebagian sel sel yang normal.

Kisah lengkap tentang Graviola, dimana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat di jumpai dalam Beyond Chemotherapy : New Cancer Killers, Safe as Mother’s Milk, sebagai free special bonus terbitan Health Science Institute.


Sumber

Thursday, February 6, 2014

Cara Mengeluarkan Racun Dalam Tubuh





Berikut adalah “Cara Mudah Mengeluarkan Racun di Tubuh”. Bantu tubuhmu mengeluarkan racun tanpa harus melakukan diet detoks.


1. Minum air putih


Setidaknya 2 liter setiap harinya, cara ini cukup mudah untuk mengluarkan racun. Ini membantu Anda mendapatkan energi yang diperlukan tubuh dan memaksa hati dan ginjal untuk membuang racun. selain dapat mengeluarkan racun dalam tubuh kita, air putih pun dapat meningkatkan fungsi otak, menjaga berat badan, menyehatkan tulang, membuat kulit jadi sehat dll



2. Olahraga secara teratur


Berkeringat adalah cara terbaik dan termudah untuk mengeluarkan racun di tubuh. Selain itu, berolahraga juga bisa menguatkan detak jantung dan memberi oksigen ke dalam tubuh.



3. Banyak konsumsi buah-buahan


Buah-buahan pada umumnya juga berperan penting dalam proses detoksifikasi alami. Buah dan sayur selain mengandung banyak vitamin juga mengandung serat yang dapat mengikat zat-zat racun yang tidak dibutuhkan oleh tubuh lalu mengeluarkan nya melalui feses. Temukan cara mudah detoksifikasi tubuh dengan mengkonsumsi stroberi, asparagus, aprikot, rhubab, brokoli, air kelapa, jus labu, teh hijau, atau jus jeruk.



4. Mengunyah dengan pelan


Mengunyah makanan secara perlahan mengizinkan air liur untuk bekerja memproses racun pada makanan. Dengan begitu maka sistem pencernaan semakin baik sehingga tidak menyimpan lemak terlalu lama di dalam tubuh.


5. Rajin minum vitamin C


Kedengarannya sepele, tetapi vitamin ternyata punya banyak manfaat untuk tubuh kita. Selain mengandung antioksidan, vitamin C juga membantu tubuh memproduksi glutathione, senyawa hati yang mampu mengeluarkan racun dalam tubuh.

Kandungan Soda Yang Membahayakan Tubuh




Minuman berkarbonasi atau soda adalah musuh utama bagi kesehatan. Selain dapat menyebabkan obesitas, soda juga mampu menyebabkan kanker multiple sclerosis dan diabetes.

Ternyata bukan itu saja efek samping dari soda. Sebuah penelitian baru-baru ini juga menyebutkan bahwa mengonsumsi soda lebih dari dua gelas setiap hari dapat mengganggu kesehatan ginjal. Berikut ulasannya seperti dilansir dari boldsky.com.


1. Asam fosfat

Soda biasanya mengandung asam fosfat yang tinggi. Asam fosfat dikenal dapat mengikat mineral lain seperti kalsium yang dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal.


2. Sodium

Soda juga mengandung mineral lain yaitu sodium. Sodium adalah jenis mineral yang mampu meningkatkan resiko penyakit ginjal kronis. Selain itu sodium juga mampu menyebabkan komplikasi yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, serangan jantung, dan stroke.


3. Pemanis buatan

Selain menyebabkan obesitas, pemanis buatan yang ada di dalam soda mampu meningkatkan penurunan fungsi ginjal sebanyak dua kali lipat.


4. Kafein

Hampir semua soda mengandung kafein di dalamnya. Kafein di dalam soda akan meningkatkan tekanan darah dan resiko penyakit ginjal. Hal ini juga berlaku di dalam soda diet.


5. Sirup jagung

Sirup jagung atau fruktosa sangat tinggi akan kalori. Selain dapat menyebabkan penyakit ginjal, juga mampu meningkatkan tekanan darah Anda.

Nah, itulah 5 Kandungan Soda Yang Membahayakan Ginjal. Soda memang merupakan minuman dengan rasa manis dan memberikan sensasi yang menyenangkan. Namun batasi konsumsinya setiap hari agar Anda terhindar dari efek buruk soda.